Senin, 12 April 2010

REMBUK WARGA

Inilah cara warga RT008/011 Rawa Buaya untuk musyawarah persoalan dilingkungannya.malam ini tanggal 3 april 2010 berkumpul untuk membicarakan pengecoran jalan tahap ke dua yang terletak di jalan Sawah2 yang merupakan jalan baru karena adanya perluasan pemukiman penduduk.

Tempat musyawarah, digang pun jadi yang penting hasilnya optimal untuk menghasilkan keputusan yang benar-benar sangat dibutuhkan saat ini.

Walaupun terkesan seadanya namun semua pembicaraan cukup serius dengan masukkan-masukkan yang berbobot sehingga menghasilkan keputusan bahwa mulai besok minggu diadakan kerja bakti pengurukkan jalan.

Sepengetahuan penulis bahwa semua biaya ditanggung warga dan kas RT tanpa melibatkan pihak pemerintah seperti program pertama yang di bantu oleh pemerintah melalui PNPM Mandiri sebesar Rp.5.000.000,-







Demikian liputan kami tentang program-program RT008/011 Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat.

TAWURAN ANTAR WARGA

Tawuran antar warga?

Berita ini tidak asing lagi dijaman yang serba moderen ini,lihat saja berita-berita di media cetak maupun media televisi sering ditayangkan tawuran antar warga A dengan warga B hanya karena persoalan sepele.

Terkadang sayapun menjadi heran jaman sekarang pendidikan semakin maju tapi masyarakatnya tidak mengikutinya.Artinya berperilaku tidak  berpendidikan termasuk tawuran saling lempar batu ,saling merusak fasilitas umum.

Apalagi sekarang sudah menjadi tren,dan sudah masuk dikalangan pendidikan,tawuran antar pelajar SMP,tawuran antar pelajar SMA bahkan mahasiswa yang nota bene berpendidikan.

Apa yang salah dalam bermasyarakat ini?apakah pengaruh dari acara televisi yang menayangkan adegan-adegan baku hantam dalam film-film tersebut atau sudah bergesernya pola hidup masyarakat karena modernisasi jaman.

Padahal budaya nenek moyang kita adalah budaya santun dan budaya gotong-royong saling membantu.Coba kita telusuri adakah warga yang masih menjunjung budaya nenek moyangnya.

Ini ada di salah satu wilayah dalam ruang lingkup RT yang masih menerapkan budaya nenek moyang yaitu gotong royong dan mungkin ini adalah solusi untuk menekan terjadinya TAWURAN ANTAR WARGA .

Peristiwa ini tepatnya berada di wilayah RT008 RW 011 Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat.Disini warga Rt008 dan warga Rt010 sering mengadakan acara kerja bakti bersama sehingga terjadi silaturahmi masal dan dampaknya bila salah satu warga terjadi perselisihan maka dengan segera dapat didamaikan,disinilah peran serta ketua lingkungan dalam hal ini RT dan tokoh masyarakat yang menjadi penengah.Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Mungkin ini adalah salah satu solusi yang sangat jitu saat ini.Lihat bagaimana kedua warga saling bahu membahu untuk menyelesaikan pekerjaan sosial bersama-sama,saling bersenda gurau dengan tanpa beban di masing-masing warga.


Coba simak beberapa foto dibawah ini,dan apa yang ada dibenak anda setelah melihat foto-foto ini?.








Semoga menjadi contoh bagi warga-warga yang sekarang lagi bertikai.

Rabu, 31 Maret 2010

Hari Pertama Program Utama


Hari pertama setelah pengukuhan tadi malam,pagi ini (tepatnya hari minggu tgl;28 Maret 2010)seluruh warga Rt008/011 beserta staf RT diajak kerja bakti pengecoran jalan perbatasan Rt008 dengan Rt010.

Pengecoran/pengerasan jalan dilakukan atas subsidi dari PNPM Mandiri sebesar Rp.5.000.000,- dan ditambah dari warga gabungan RT008 dan RT010 sebesar +/- Rp.2.500.000,- 


Jalan sebelum dicor.


Mantan RT008 walaupun sudah lengser namun kiprahnya dilingkungan masih tetap seperti waktu menjadi RT


Pengecoran jalan perbatasan RT008 dan RT010,yang baju coklat adalah Ketua RT008 yang baru. 

Pengurus RT008 yang baru.

Warga kedua RT berbaur dan bergotong royong.

Tidak lupa pemudanya untuk ambil bagian.

Pengecoran sedang berjalan.

Pengurus RT008 yang baru dan mantan RTnya saling bersinergi untuk mensukseskan proyek ini.Yang memegang kertas adalah humas,kaos biru wakil RT dan yang berdiri mantan RT yaitu bapak Munawar Yasin.


Semua warga saling bekerja sama untuk memperbaiki jalan.

Setelah jalan selesai di cor.

Dan disini yang perlu diketahui adalah walaupun kemaren ketiga calon memperebutankan kursi ketua RT dan ternyata yang menang maupun yang kalah waktu itu,namun hari ini semua membaur jadi satu ,saling dukung untuk mensukseskan proyek kemasyarakatan ini seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.


Ini adalah contoh kedewasaan berpikir masyarakat RT008 RW011 Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat dalam melakukan pesta demokrasi yang benar,Semoga bisa menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia yang lainnya.Amin.